Wednesday, 1 July 2015

Membuat Gelasan Layangan Agar Lebih Tajam

Pojokshare.com- Bagi pecinta layang-layang aduan, istilah gelasan bukan merupakan hal asing. gelasan merupakan peralatan tempur utama selain layang-layang ketika melakukan adu layangan. Bermain layangan aduan merupakan jenis permainan tradisional yang asik yang sampai saat ini masih banyak memiliki penggemar. Meski zaman terus maju dan bermunculan banyak permainan dengan teknologi canggih, toh tetap saja layangan tidak dapat tergantikan. Untuk menjadi jawara di langit tentu di perlukan peralatan tempur yang terbaik agar dapat menyingkirkan semua layangan yang berterbangan. Pemakaian gelasan yang super tajam dapat menjadi faktor kunci kemenangan saat melakukan adu layang-layang.
Dahulu kala untuk mengadu layang-layang maka pemain harus membuat sendiri gelasan secara manual. Berbeda dengan saat ini, gelasan telah banyak di jual di toko-toko. Gelasan telah banyak di produksi oleh industri-industri rumahan pembuat layangan dan senar layangan. Dan dalam memproduksinyapun telah di bantu dengan mesin dan tak lagi menggunakan cara manual menggunakan tangan. Namun yang jadi permasalahan, pada saat ini sulit untuk menemui senar gelasan dengan kualitas nomor 1. Meski tidak semuanya, sebagian gelasan yang beredar di pasaran cenderung lebih halus dan memiliki tingkat kekasaran permukaan benang yang tidak 100% kasar. Akibatnya hal ini mempengaruhi permainan ketika mengadu layang-layang.
Agar gelasan lebih tajam maka di perlukan suatu tindakan yaitu penambahan serbuk kaca pada gelasan. Bagi anda yang berminat untuk menambah ketajaman gelasan anda, simak tips berikut :


Bahan -Bahan :
  1. Senar Gelasan
  2. Kaca atau beling yang berasal dari bola lampu
  3. Lem kayu (Dapat di beli di toko bangunan)
  4. Tepung Sagu
  5. Putih telur (boleh digunakan boleh tidak)
Proses pembuatan :
  • Tumbuk kaca atau beling lampu hingga halus layaknya pasir. Alangkah baiknya menumbuk di dalam kaleng dan sedikit ditutupi kain agar serbuk tidak berterbangan dan masuk ke saluran pernafasan. Pada saat penumbukkan gunakanlah masker agar kesehatan tetap terjaga. Bila tidak ingin repot anda dapat membeli serbuk kaca di industri pembuat gelasan di kota anda.
  • Jika kaca telah halus, campurkan lem kayu dan tepung secukupnya. Lalu aduk hingga rata. Agar lebih lengket anda dapat menambahkan putih telur.
  • Oleskan adonan pada permukaan benang gelasan hingga merata.
  • Agar proses pengolesan menjadi lebih mudah, maka rentangkanlah benang ( lihat gambar di bawah ).
  • Tunggu hingga kering dan gelasan siap di gunakan.
  • Karena gelasan telah di tambahkan beling kaca ekstra maka ketajamannya juga menjadi ekstra, untuk itu pergunakanlah sarung tangan atau kain untuk melapisi jari-jari tangan agar tidak terluka.

Saturday, 21 March 2015

Tips Bermain Layang Layang

Layang-Layang atau yang biasa juga disebut layangan  merupakan salah satu permainan tradisional yang sampai saat ini masih sering dimainkan oleh masyarakat indonesia, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua. Meskipun zaman semakin modern dan muncul banyak jenis-jenis permainan dengan sentuhan teknologi maju, tetap saja layangan mendapatkan tempat sendiri dihati para penggemarnya. Karena memang bermain layang-layang mampu memberi sensasi dan kepuasan serta kepuasan tersendiri bagi pemainnya. Apa lagi disaat layangan yang di miliki mampu menjadi jawara di langit dan mampu membersihkan atau menyingkirkan layangan lain saat di adu.
Layangan atau layang layang terbagi menjadi dua, ada layangan hias dan ada juga layangan biasa, dimana layangan ini paling banyak digunakan untuk di adu atau dalam bahasa daerah saya pecian. Harga layanganan ini berkisar Rp 1.000 hingga Rp 5.000 untuk ukuran besar.
Untuk anda yang hobi mengadu layangan atau pecian, simak tips dan trik berikut:



  • Dimulai dari pemilihan layangan, usahakan memilih layangan dengan tulang bambu yang besar dan tidak tipis. Hal ini dapat memperngaruhi permainan anda,karena tulang atau bambu yang besar mampu memberikan efek berat terhadap layangan pada saat di terbangkan, sehingga sensasi bermain lebih terasa.



  • Pilih Senar atau gelasan yang tajam dan tidak terlalu rapuh,biasanya berkisaran harga Rp 10.000, semakin mahal semakin baik.  Merek-merek gelasan yang cukup terkenal antara lain Cangklong, panther dan semut.



  • Pilihlah penggulung benang yang tidak terlalu kecil, biasanya berasal dari kaleng-kaleng bekas. Alangkah lebih baik penggulung yang berasal dari kaleng dilapisi atau di balut dengan koran sehingga benang terhindar dari karat yang berasal dari kaleng.



  • Untuk menghindari jari-jari tangan terluka akibat tajamnya senar/gelasan pergunakanlah kain untuk membalut tangan, sarung tangan atau handsaplas.

Setelah semua bahan siap, sekarang masuk kepembahasan tentang tehnik melakukan adu layangan. Untuk tehnik adu layang-layang terbagi beberapa cara, yaitu : teknik ulur, teknik tarik

Teknik Ulur Senar

Teknik ini biasa digunakan di saat angin dalam kondisi berhembus kencang. Pada saat melakukan teknik ini usahakan layangan anda berada pada posisi diatas layangan musuh atau menimpa benang musung. Setelah berhasil menimpa Senar atau benang musuh, ulur benang dan tunggu layangan musuhpun akan  putus (jangan berhenti mengulur sebelum layangan musuh putus, mengulur senar dapat dilakukan secara cepat atau perlahan demi perlahan).






Teknik Tarik

Teknik ini biasa digunakan pada saat kondisi angin antara ada dan tiada. Artinya angin berhembus sangat pelan dan tidak dimungkinkan untuk melakukan teknik ulur. Bila melakukan teknik ini, usahakan posisi layangan lebih tinggi dari layangan musuh. Jika menggunakan teknik ulur layangan anda diharuskan berada diatas, untuk teknik tarik, layangan anda harus berada pada posisi di bawah. cara nya: Menukiklah serendah mungkin sampai posisi layangan berada dibawah layangan musuh, lalu tarik secepat mungkin (jika perlu, menariklah sambil berjalan mundur sehingga senar yang ditarik lebih banyak dan cepat)